Assalammu'alaikum akhi, ukhti. Konbanwa mina !! Hehehe. Malam minggu nih, acungin tangan yang taken mana yang taken? *gandeng si ayang tersayang walau kepalanya peang sambil angkat tangan, pasang senyum, nyengir kuda*. Yang jomblo... Mana suaranyaaa?? *angkat tangan sambil nangis, nyeka ingus* kalian luar biasaaaa *gaya Ariel Noah*.
Ada apa nih di malam minggu ini? Oh iyah sebelumnya, gue mau ucapin Minal 'aidzin wal fa'idzin nih yak. Lebaran haji, bo. Gue pulang ke Pandeglang, yang dimana malam minggu ini juga gue habis dinner bareng kakak gue ya *dinner di traktir abang aja pamer, huh. Dasar jomblo*. Sama mau juga nih ucapin bela sungkawa buat para korban pada tragedi Mina, yang sedang melaksanan Ibadah haji di Mekah. Semoga mereka yang telah mendahului kita diampuni segala dosa-dosanya dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, dan ketabahan. Ammiiiiiin. *baca QS. Al-Fatihah*.
Oke, satnight kali ini gue mau nulis. Dimana tulisan ini mengingatkan kita supaya lebih taat pada peraturan. Aturan itu di buat bukan buat dilanggar yah. Supaya manusia itu lebih terarah, supaya lebih baik gitu lho. Biar hidupnya nggak melenceng belok-belok sana sini, terus bablas lampu merah, ujung-ujungnya nabrak gerobak mie ayam *;#-@&$+#$:sjjhd;%+$ salah fokus*
Jadi gini guys. Dua jam yang lalu menjelang gue nulis ini, gue bareng kakak gue makan di luar. Yaa sepanjang jalan kanan kiri trotoar banyak tuh ABG yg lagi nongkrong dengan berbagai style, motor berbagai type, akhwat, ikhwan ngumpul jadi satu di masing-masing kelompok. Gue ngulik. Kirain mereka itu ngumpul lagi membahas apa gitu, ternyata nggak juga. Ada beberapa hal yg gue curigai :
1. Mereka takut kena tilang polisi karena nggak memakai helm,
2. Mereka gak punya duit atau sedang hemat, makanya nggak nongkrong atau makan di cafe yang setara Dapoer Ibu resto, Dobby, Elephant cafe, etc. Yaa minimal Bakso Sogo, Soerabi Bandung, Bakso 99, atau enggak warung Seblak teteh Evi Oktaviani langganan dekat rumah gue *say Hay teteh* :*
Karena itu mereka nongkrong di pinggir jalan dengan camilan Kacang, dan minumnya T*e*h G*e*la*s buat ganjel perut *ROTFL*
Sehabis makan, gue bilang ke aa buat ke mini market dulu mau beli ice cream. Gue juga sempat bingung awalnya karena jalan pertigaan Gedung Kartini di tutup. Itu jalan pintas biar cepat sampai. Tapi jalan pintas itu di tutup. Ya sudah, kita muter jalan lain dimana itu merupakan jalan pas kita mau berangkat makan *itu jauh bo* dan ternyata memang benar dugaan gue. Malam ini ada razia. Yang tertangkap razia itu :
1. Ikhwat, akhwat yang nggak pakai helm,
2. Mereka yang nggak bawa, atau yang belum memiliki surat-surat izin mengemudi (SIM),
3. Yang ketiga ini miris, mereka yang tertangkap razia itu yaa dede-dede gemes yang masih sekolah. Soalnya muka mereka itu imut-imut unyu minta di tabok *anarkis banget, mak* di tambah postur badan mereka itu lebih kecil di bandingkan ukuran motor yang mereka kendarai. Astaghfirullah..
Malam mingguan sih yaa boleh, tapi nggak sampai melanggar peraturan juga, kan? Sudah tahu usianya belum mencapai izin berkendara, tapi masih aja 'ngotot' pengen bisa bawa kendaraan. Pengawasan orang tua juga seharusnya perlu di tekankan. Karena di era globalisasi ini anak-anak mudah terpengaruh oleh lingkungan, gaya hidup, dan segala jenis budaya luar yang sudah masuk ke Indonesia.
Malam minggu yang asik itu kita ngumpul bareng keluarga. Usahakan jalin komunikasi dengan baik. Karena kita nggak tahu, kapan lagi kita bisa ngumpul bersama bapak dan ibu kita. Mereka juga pasti ingin tahu cerita tentang aktivitas kita selama ini. Jangan lupa minta sarannya, minta do'a restunya juga supaya sekolah kita, kuliah kita, pekerjaan kita diberi kelancaran oleh Allah SWT. Begitupun sebaliknya, kita juga mendo'akan kedua orang tua kita. Supaya mereka diberi umur panjang, dan bisa melihat kita sukses kedepannya.
Ammiiiiiin O:)
Dan terimakasih kepada aa Gilang yang sudah traktir adiknya. Jangan bosen yaak. Selamat bermalam minggu bersama keluarga :D
Wassalammu'alaikum.
Komentar
Posting Komentar