Unggulan
5 MANFAAT KELAPA DITENGAH KRISIS
Kelapa merupakan salah satu tanaman yang dapat tumbuh dengan baik pada suhu sekitar 27 derajat selsius. Kelapa bisa dikatakan tumbuhan yang paling bermanfaat. Mulai dari akar, hingga daunnya. Sampai-sampai, pohon kelapa disebut sebagai pohon kehidupan. Bagi masyarakat pesisir, tanaman satu ini sangat bermanfaat untuk kebutuhan pangan maupun non-pangan.
Bicara tentang manfaat dari
akar sampai daun dari pohon Kelapa, berikut tips memanfaatkan tanaman buah Kelapa yang kelak menjadi referensi teman-teman agar tetap produktif selama pandemi.
1.
Akar Kelapa Sebagai
Obat Tradisional
Selain fungsinya yang mencegah abrasi pantai, akar kelapa juga berfungsi sebagai obat tradisional. Bagi penderita gatal-gatal, akar kelapa dapat dimanfaatkan sebagai obat penghilang rasa gatal apabila dikonsumsi secara rutin. Caranya dengan merebus akar kelapa dan meminum airnya. Tidak hanya gatal-gatal, akar kelapa juga bisa meredakan demam. Caranya dengan menumbuk akar kelapa yang sudah dikeringkan, kemudian direbus hingga mendidih dan meminumnya dua kali sehari.
2.
Sabut Kelapa untuk
Pupuk Organik
Selain digunakan sebagai media tanaman hias, sabut kelapa juga bermanfaat sebagai pupuk organik cair. Kandungan kalium klorida pada sabut berfungsi sebagai penyubur alami untuk tanaman. Dengan cara merendam sabut kelapa selama 15 hari, atau sampai air rendaman menjadi hitam, kita sudah menghasilkan pupuk cair yang ramah lingkungan dan tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli pupuk.
3.
Tempurung sebagai Filter
Alami untuk Menjernihkan Air
Sebagian masyarakat di Indonesia masih memiliki keluhan air keruh di rumahnya, alhasil beberapa orang lebih memilih untuk membeli satu atau bahkan lebih dirigen air untuk keperluan sehari-hari. Padahal, tempurung atau batok kelapa bisa dijadikan penyaring alami untuk menjernihkan air. Hal tersebut dikarenakan tempurung kelapa memiliki senyawa karbon aktif, dimana material karbon aktif akan menyaring kotoran sehingga air yang disaring melalui tempurung menjadi lebih jernih.
4.
Daun Kelapa yang
Serbaguna
Kalau teman-teman hanya tahu daun kelapa berfungsi sebagai pembungkus ketupat, janur, atau atap rumah, jawabannya tidak hanya itu! Semenjak muncul kebijakan larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai, kalian bisa memanfaatkan daun kelapa sebagai keranjang belanja atau keranjang buah dengan cara dianyam. Selain itu, sapu lidi yang bertengger di sudut halaman rumah juga terbuat dari batang daun kelapa tua, lho!
5.
Batang dan Batok
Kelapa sebagai Alat Makan
Tempurung atau
batok kelapa termasuk kedalam jenis limbah keras. Sifat dasar keras yang
dimiliki batok kelapa dikarenakan batok kelapa tidak memiliki serat pada
strukturnya. Selain itu, karena batok kelapa tidak fleksibel, hal inilah yang membuat
batok kelapa tidak dapat dipotong secara manual. Harus menggunakan alat mesin pemotong
agar bisa dibentuk sesuai selera. Batok kelapa dapat dimanfaatkan sebagai peralatan
yang biasa digunakan sehari-hari. Terlebih bagi kalian yang memiliki hobi Food Photography, bisa menggunakan
mangkuk, sendok, dan garpu yang terbuat dari batok atau bahkan kayu kelapa sebagai
properti untuk mempercantik karya fotografi.
Namun teman-teman tidak perlu risau atau repot membuat alat makan dari batok kelapa sendiri. Karena saat ini, sudah tersedia alat
makan berbahan dasar batok dan kayu kelapa yang bisa teman-teman dapatkan di Nature Craft Official Store. Nature Craft hadir sebagai solusi teman-teman untuk
berkontribusi menyelamatkan bumi dari krisis lingkungan akibat limbah yang
tidak dimanfaatkan dengan baik. Satu set alat makan yang minimalis dan lucu ini
dibanderol dengan harga dibawah seratus ribu rupiah. Tersedia juga untuk kado
pernikahan, ulang tahun, dan wisuda. Teman-teman juga mendapatkan greeting card cantik dari Nature Craft. Jika kalian bingung cara merawatnya, tidak perlu khawatir. Nature Craft juga memberikan tips untuk merawat produk agar tetap awet.
Ayo, segera kunjungi sebelum kehabisan!
![]() |
| sumber:@naturecraft.idn |
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Postingan Populer
REVIEW BUKU "GILBERT CHOCKY: DAVE GROHL"
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
REVIEW BUKU PIKIRAN FAJAR "YAUDAH, TERIMA AJA"
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya


Komentar
Posting Komentar